Definitely Maybe (2008)
Definitely Maybe
Tahun: 2008
Sutradara: Adam Brooks
Genre: Romantic Comedy
Pemain: Ryan Reynolds, Abigail Breslin, Elizabeth Banks, Isla Fisher, Rachel Weisz
Skor Film: 8.5 / 10
Saya tidak malu mengakuinya, film bergenre komedi romantis adalah salah satu jenis film yang paling saya sukai. Saya rela dibuai oleh kisah-kisah cinta romantis dalam settingan urban, yang terkadang kurang masuk akal. Heck, I'm a sucker for a romantic movies...
Itulah salah satu alasan saya antusias menyambut film Definitely Maybe yang disutradarai oleh Adam Brooks ini. Alasan lainnya adalah karena setting dari film ini sebagian besar adalah di New York. Menurut saya, sebuah film romantis yang berlatar belakang kota New York akan menambah keromantisan film tersebut.
Film ini berkisah mengenai hidup seorang professional muda bernama William Hayes (Reynolds). William di ambang perceraian dari istrinya. Maya (Breslin) anak gadis hasil pernikahan dengan William dengan istrinya sedang dalam masa pertumbuhan. Hal ini membuat ia banyak bertanya mengenai cinta dan kehidupan. Inilah konflik yang mengawali cerita dari film tersebut. Maya, yang masih belum siap menghadapi perceraian orang tuanya mempertanyakan esensi dari perpisahan orangtuanya tersebut. Hal ini berlanjut dengan tuntutannya untuk mengetahui kisah asmara yang pernah dialami oleh ayahnya.
Tahun: 2008
Sutradara: Adam Brooks
Genre: Romantic Comedy
Pemain: Ryan Reynolds, Abigail Breslin, Elizabeth Banks, Isla Fisher, Rachel Weisz
Skor Film: 8.5 / 10
Saya tidak malu mengakuinya, film bergenre komedi romantis adalah salah satu jenis film yang paling saya sukai. Saya rela dibuai oleh kisah-kisah cinta romantis dalam settingan urban, yang terkadang kurang masuk akal. Heck, I'm a sucker for a romantic movies...
Itulah salah satu alasan saya antusias menyambut film Definitely Maybe yang disutradarai oleh Adam Brooks ini. Alasan lainnya adalah karena setting dari film ini sebagian besar adalah di New York. Menurut saya, sebuah film romantis yang berlatar belakang kota New York akan menambah keromantisan film tersebut.
Film ini berkisah mengenai hidup seorang professional muda bernama William Hayes (Reynolds). William di ambang perceraian dari istrinya. Maya (Breslin) anak gadis hasil pernikahan dengan William dengan istrinya sedang dalam masa pertumbuhan. Hal ini membuat ia banyak bertanya mengenai cinta dan kehidupan. Inilah konflik yang mengawali cerita dari film tersebut. Maya, yang masih belum siap menghadapi perceraian orang tuanya mempertanyakan esensi dari perpisahan orangtuanya tersebut. Hal ini berlanjut dengan tuntutannya untuk mengetahui kisah asmara yang pernah dialami oleh ayahnya.
Ingin menyenangkan anaknya, William akhirnya menceritakan bagaimana kisah cintanya hingga ia bertemu dengan ibu dari Maya.
Dari titik tersebut alur film berjalan mundur saat William mulai menceritakan kisah perjalanan hidupnya dari seorang intern untuk kampanye presiden Bill Clinton di tahun 1992. Dalam perjalanan hidupnya tersebut, William menjalin hubungan dengan tiga wanita yang ia anggap penting dalam hidupnya: Emily (Banks), Summer (Weisz), serta April (Fisher).
Adam Brooks sebagai sutradara pandai memainkan cerita sehingga saya sebagai penonton memiliki rasa penasaran yang sama dengan Maya, siapakah dari ketiga wanita ini yang merupakan ibu dari Maya? Namun, jawaban dari pertanyaan itu bukanlah klimaks dari film tersebut. Hal inilah yang membuat saya sangat mengapresiasi film ini.
Okelah, kalau boleh jujur, film ini memang masih mengikuti aturan Hollywood untuk genre romantis: boy meets girl, boy gets heartbroken by girl, boy leaves girl, boy reunited with girl. Tetapi pada akhirnya boleh dibilang film ini bisa keluar dari pakem tersebut. Film ini bisa menantang kita bahwa tidak selamanya film komedi romantis berakhir dengan bahagia sesuai dengan harapan kita.
Saya dengan yakin bisa berkata film ini adalah film romantis terbaik tahun 2008 menurut versi saya. Untuk ukura film romantis sepanjang masa, film masuk 5 besar film romantis versi saya.
Bagi mereka yang memang menyukai genre romantis urban seperti When Harry Met Sally, You've Got Mail, dan sebagainya, film ini akan memuaskan dahaga Anda. Dengan alur yang agak berbeda dibandingkan film romantis pada umumnya, film ini dapat menjadi salah satu film cult romantis yang diperbincangkan orang-orang. Sewa (atau beli) DVD film ini, siapkan popcorn dan susu hangat, nikmati perjalanan cinta William Hayes di New York.
image via imdb
Dari titik tersebut alur film berjalan mundur saat William mulai menceritakan kisah perjalanan hidupnya dari seorang intern untuk kampanye presiden Bill Clinton di tahun 1992. Dalam perjalanan hidupnya tersebut, William menjalin hubungan dengan tiga wanita yang ia anggap penting dalam hidupnya: Emily (Banks), Summer (Weisz), serta April (Fisher).
Adam Brooks sebagai sutradara pandai memainkan cerita sehingga saya sebagai penonton memiliki rasa penasaran yang sama dengan Maya, siapakah dari ketiga wanita ini yang merupakan ibu dari Maya? Namun, jawaban dari pertanyaan itu bukanlah klimaks dari film tersebut. Hal inilah yang membuat saya sangat mengapresiasi film ini.
Okelah, kalau boleh jujur, film ini memang masih mengikuti aturan Hollywood untuk genre romantis: boy meets girl, boy gets heartbroken by girl, boy leaves girl, boy reunited with girl. Tetapi pada akhirnya boleh dibilang film ini bisa keluar dari pakem tersebut. Film ini bisa menantang kita bahwa tidak selamanya film komedi romantis berakhir dengan bahagia sesuai dengan harapan kita.
Saya dengan yakin bisa berkata film ini adalah film romantis terbaik tahun 2008 menurut versi saya. Untuk ukura film romantis sepanjang masa, film masuk 5 besar film romantis versi saya.
Bagi mereka yang memang menyukai genre romantis urban seperti When Harry Met Sally, You've Got Mail, dan sebagainya, film ini akan memuaskan dahaga Anda. Dengan alur yang agak berbeda dibandingkan film romantis pada umumnya, film ini dapat menjadi salah satu film cult romantis yang diperbincangkan orang-orang. Sewa (atau beli) DVD film ini, siapkan popcorn dan susu hangat, nikmati perjalanan cinta William Hayes di New York.
image via imdb
0 TrackBacks
Listed below are links to blogs that reference this entry: Definitely Maybe (2008).
TrackBack URL for this entry: http://www.patvandiest.com/cgi-bin/mt/mt-tb.cgi/56
Patrick G. van Diest a.k.a "patvandiest" thinks he can fulfill his
"world domination scheme" by writing in this weblog in his spare time.
We'll see about that in the upcoming future. Now, just expect writings
on random geek things that may interest you. Oh yeah, did you know that
he works as web developer on a tech magazine...?
Sama dengan istriku. Sukanya komron (komedi romantis) :)
As for me; psychological thriller!